SBY Gelar Rapat di Lokasi Pengungsian Banjir, Jokowi Presentasi
Jakarta - Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) menggelar rapat penanganan banjir di DKI Jakarta bersama
sejumlah menteri dan pejabat Pemprov DKI. Gubernur DKI Joko Widodo dan
pejabat lainnya presentasi soal kondisi terkini di DKI.
Pantauan
detikcom, rapat digelar di area pengungsi banjir di pelataran GOR
Otista, Jl Otista, Jakarta Timur, mulai pukul 13.30 WIB. Ruang rapat itu
cukup sederhana, hanya ditutupi tenda berwarna hijau. Wartawan hanya
diperkenankan meliput awal acara.
Pejabat yang hadir terdiri dari
Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri PU
Djoko Kirmanto, Kepala BNPB Samsul Maarif, Panglima TNI Laksamana Agus
Suhartono, dan Kapolri Jenderal Timur Pradopo.
Di awal rapat,
SBY mendengarkan presentasi dari tiga pejabat, yakni Kepala BNPB Samsul
Maarif, Gubernur DKI Jokowi dan Menteri PU Djoko Kirmanto. Semua
menyampaikan kondisi banjir terkini. Khusus Jokowi, dia menyampaikan
soal solusi banjir yang akan ditempuh Pemprov DKI.
"Ada beberapa
hal yang saya sampaikan, terkait Latuharhary, hari ini Insya allah
selesai," kata Jokowi yang tampil berkemeja putih.
"Di UOB sudah
dikerahkan untuk menyedot air dari basement, basement kedua tinggal
separuh dan mudah-mudahan tidak ada korban lagi," sambungnya.
Dalam
kesempatan itu, Jokowi juga mengingatkan bahwa ancaman banjir masih
bisa mengancam di tahun yang akan datang. Karena itu, pemerintah pusat
diminta bantuannya untuk menyelesaikan program-program yang sudah
direncanakan Jokowi.
"Usulan normalisasi kali Ciliwung, kami siap
untuk pembebasan tanah dengan anggaran Rp 250 miliar, Pesanggarahan,
Angke, Sunter Rp 400 miliar. Kedua, terkait sudetan dari Bidara Cina ke
BKT, ini sangat membantu sekali kami mohon agar segera dikerjakan,"
jelasnya.
Tak lupa, Jokowi juga mengingatkan pentingnya segera
membangun waduk Ciawi dan Cimanggis. Soal pompa air di Pluit, Jakarta
Utara, juga sudah disampaikan.
"Tahun ini sungai-sungai kecil
akan dilakuan pengerukan, TNI sudah disiapkan dan nanti akan dibangun
sumur resapan 10 ribu," terangnya.