Tampilkan postingan dengan label diet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diet. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Januari 2013

Kegiatan Harian untuk Tetap Langsing

Kegiatan Harian untuk Tetap Langsing

Tubuh yang indah dan langsing tidak didapatkan dengan cara yang instan, namun butuh usaha langsing dan konsistensi. Dalam satu hari paling tidak Anda harus pandai mengatur kalori yang masuk ke dalam tubuh sekaligus mengatur jadwal pola makan dan aktivitas fisik yang sehat dengan tepat.

Menurut Dr Travis Stork, MD, dan editor Men's Health, Peter Moore dalam bukunya yang berjudul The Lean Belly Prescription, terdapat sejumlah cara sehat yang bisa dilakukan setiap jamnya dalam satu hari, untuk mendapatkan tubuh langsing permanen.

Kunci utamanya adalah mencari waktu terbaik berolahraga dan makan, untuk memaksimalkan penurunan berat badan. Meski begitu hindari penurunan metabolisme, serta pastikan pembakaran kalori dan lemak perut terjadi secara maksimal. Lebih lengkapnya, simak anjuran Dr Strok dan Moore untuk melangsingkan tubuh dengan cara tepat setiap harinya ini:

1. Pukul 07.00

Setelah bangun tidur, lakukanlah beberapa senam kecil untuk meningkatkan stamina dan semangat pagi. Lakukan olahraga seperti lompat tali, push up, sit up atau jumping jack selama dua menit setiap pagi.

2.Pukul 07.15

Mulailah sarapan dengan makanan yang mengandung protein seperti telur, satu lembar daging. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Purdue University pada 2009, sarapan dengan makanan berprotein tinggi akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama sepanjang hari. Hal ini akan membantu Anda untuk mencegah kebiasaan makan berlebihan.

3. Pukul 07.45
Jika memungkinkan untuk pergi ke gym di pagi hari, maka lakukanlah. Pergilah ke gym dan lakukan beberapa latihan beban rendah selama minimal tiga detik. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Wayne State University, Dengan melakukan latihan beban rendah dan latihan ketahanan, dapat meningkatkan metabolisme sampai tiga hari. Namun, jika harus pergi ke kantor, maka usahakan untuk melakukan sedikit peregangan sebelum berangkat, dan usahakan untuk memperbanyak jalan kaki.

4. Pukul 09.00
Minumlah segelas susu rendah lemak. Pola makan yang mengandung banyak susu berkalsium ternyata dapat membantu penurunan berat badan.

5. Pukul 10.00
Jangan halangi tubuh untuk ngemil. Ambillah camilan kaya protein, seperti setengah sandwich ayam panggang tanpa lemak dan roti gandum. Dalam sebuah penelitian di lakukan di Georgia State University mengungkapkan bahwa atlet yang mengonsumsi tiga kali camilan sebanyak 250 kalori per hari, ternyata lebih mudah untuk mengurangi lemak pada tubuh dan memiliki lebih banyak energi daripada mereka yang tidak ngemil.

6. Pukul 11.00
Ketika berada di kantor, usahakan untuk berjalan cepat di sekitar kantor. Jangan malas untuk mengantarkan dokumen ke teman Anda di ruangan yang berbeda, atau di lantai yang berbeda karena ini bisa membantu membakar lemak lebih banyak. Sebuah studi di Mayo Clinic menemukan bahwa orang kurus berjalan kira-kira 5,6 km per hari dibanding dengan orang gemuk.

7. Pukul 12.00
Saat makan siang, usahakan untuk mengasup makanan yang mengandung magnesium seperti bayam, dan ikan-ikanan. Karena magnesium merupakan makanan yang bisa membantu meningkatkan metabolisme.

8.  Pukul 16.00
Jam-jam ini, sebaiknya minumlah segelas teh hijau dingin atau hangat. Selain bisa menyegarkan tubuh dan pikiran, katekin dalam teh hijau ini bisa mengurangi lemak tubuh.

9. Pukul 17.00
Saat pulang kantor dan mulai terjebak kemacetan, biasanya perut akan terasa lapar. Siapkan camilan berupa makanan ringan namun dengan rasa yang pedas. Camilan pedas ini dapat membantu membakar lemak dan kalori.

10. Pukul 19.00
Beberapa saat sebelum makan malam, biasakan lakukan sedikit jalan-jalan kecil agar lemak tak menumpuk dalam tubuh. Kemudian, makanlah makan malam secukupnya. Meski sebelumnya Anda sudah mengasup makanan ringan sebaiknya jangan hindari makan malam.

"Tak masalah jika Anda tetap makan malam setelah makan camilan, namun yang harus diperhatikan adalah berapa banyak jumlah porsi dan kalori makanan yang masuk ke dalam perut," ungkap Gary Foster, PhD, direktur Temple University's Center for Obesity Research and Education.

11. Pukul 21.00
Ambillah sebuah buku yang bagus atau majalah, putar beberapa musik yang disukai sehingga bisa rileks. Stres yang dialami bisa meningkatkan kortisol, zat kimia yang bisa meningkatkan lemak perut.

12. Pukul 22.00
Buatlah nuansa di kamar tidur Anda senyaman mungkin, sehingga sinar matahari yang masuk tidak akan membangunkan Anda lebih awal. Pastikan Anda tidur cukup, karena kebiasaan kurang tidur akan memengaruhi hormon-hormon dalam tubuh. Dampak kurang tidur di antaranya mengubah nafsu makan menjadi lebih tinggi, dan membuat Anda selalu lapar.

.
Semoga menambah pengetahuan dan bermanfaat azberita.blogspot.com

Ini dia Makanan Bikin Kurus

Ini dia Makanan Bikin Kurus

Ingin menurunkan berat badan? Cobalah makan turunkan berat badan. Itulah salah satu strategi yang kini tengah dikembangkan para ilmuwan lewat percobaan dengan makanan sebagai trik agar tubuh (perut) terasa berisi.

Ahli makanan dari Lembaga Penelitian Makanan di Norwick, Inggris, Peter Wilde dan rekan kini sedang mengembangkan makanan yang bisa memperlambat sistem pencernaan, yang kemudian memicu sinyal ke otak untuk menekan nafsu makan.

"Hal yang bodoh jika Anda mengira bahwa Anda telah makan terlalu banyak jika Anda belum pernah merasakannya," kata Wilde.

Dalam kajiannya pada pencernaan orang gemuk, kata Wilde, yang memungkinkan untuk dicerna adalah makanan mulai dari roti sampai yogurt, makanan ini memudahkan untuk melakukan diet.

Dijelaskan, dalam penelitian awal, Wilde melakukan pendekatan dengan cara menekan nafsu makan, hal yang sama yang biasa dikatakan dokter-dokter untuk memerangi kegemukan.

"Ini yang memungkinkan agar nafsu makan tidak menjadi besar untuk membantu orang yang kesulitan menghilangkan berat badannya," kata Steve Bloom, profesor dari badan invetigasi obat di London Imperial College, yang tidak terkait penelitian Wilde.

Ilmuwan di Amerika Utara dan tempat lain di Eropa juga mencoba meneliti soal pengendalian nafsu makan ini, termasuk melalui suntikan kimia atau dengan menanamkan alat yang berhubungan dengan gangguan pada sistem pencernaan.

Bloom mengatakan bahwa mengatur nafsu makan melalui modifikasi makanan secara teori sangat memungkinkan. Juga mekanisme lain seperti mengontrol produksi kolesterol dengan mengonsumsi obat-obatan secara rutin.

Namun Bloom mengingatkan bahwa mengendalikan nafsu makan lebih menantang. "Tubuh punya banyak hal untuk mencegah mekanisme dengan tipuan," katanya.

Misalnya, saat hormon tertentu mengatur nafsu makan, otak juga bergantung pada saraf penerima di perut untuk mendeteksi keberadaan makanan dan mengirimkannya lagi ketika perut sudah penuh.

Penelitian Wilde tergantung pada mekanisme tubuh untuk menurunkan lemak. Dalam pendekatannya Wilde mengubah cairan lemak dalam makanan menjadi protein, sehingga membutuhkan waktu lama bagi enzim peluruh lemak untuk mencapainya.

Ini artinya lemak tidak dicerna sampai mencapai titik tertentu. Pada saat itu sel usus mengirim sinyal yang mengabarkan pada otak bahwa (perut) penuh.

Wilde mengatakan, tekniknya mampu bekerja dengan segala jenis makanan yang mengandung lemak, seperti susu, saos, mayones, roti, kue dan rasanya tidak akan terpengaruh.

.